Muscab V INTI Batam Putuskan Integrasi ke INTI Kepri, Piter Tanjaya: Batam Tetap Punya Peran Penting
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Batam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) V di Sahid Vanilla Hotel Batam. (Foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews — Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Batam resmi mengintegrasikan diri ke dalam struktur Pengurus Daerah INTI Kepulauan Riau (INTI Kepri). Keputusan bersejarah ini dihasilkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V INTI Batam yang digelar di Sahid Vanilla Hotel Batam, Sabtu, 18 Juli 2026 kemarin.
Mengusung tema "Menguatkan Kebersamaan, Melanjutkan Pengabdian", muscab kali ini berlangsung khidmat. Rangkaian persidangan berjalan hingga Sidang Pleno III. Dalam rapat komisi, para peserta membahas matang-matang langkah terbaik untuk keberlanjutan organisasi. Hasilnya, seluruh peserta sepakat menyerahkan mandat sepenuhnya kepada INTI Kepri.
Keputusan ini membuka babak baru bagi INTI di Kota Batam. Organisasi yang selama ini berdiri sendiri kini akan berjalan dalam satu kesatuan yang lebih solid, terkoordinasi, dan efektif di bawah naungan INTI Kepri.
Baca juga: BP Batam Gaet Ratusan Perusahaan, Batam Siap Jadi Pusat Sport Industry Asia Tenggara
Ketua INTI Kepri, Piter Tanjaya, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menjelaskan, konsep Koordinator Wilayah (Korwil) sudah lama diterapkan di sejumlah kabupaten dan kota di Kepri. Dengan konsep ini, setiap wilayah tetap memiliki koordinator yang bertugas menggerakkan kegiatan, menjalin komunikasi dengan anggota dan masyarakat, serta berkoordinasi langsung dengan INTI Kepri.
"Sebagaimana yang selama ini telah berjalan di beberapa kabupaten dan kota di Kepulauan Riau, masing-masing wilayah dapat memiliki Koordinator Wilayah. Dengan keputusan Muscab ini, Batam juga dapat ditata dengan konsep yang sama melalui pembentukan Korwil Batam sebagai bagian dari INTI Kepri," ujar Piter kepada batamnews.co.id, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia menambahkan, keputusan ini datang pada momentum yang tepat. INTI Kepri saat ini tengah menyusun struktur kepengurusan baru pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V INTI Kepri pada Juni 2026. Penataan kepengurusan nantinya akan mengakomodasi keberadaan Korwil Batam, termasuk menyusun personel yang akan menggerakkan program organisasi di Kota Batam.
Piter menegaskan, integrasi ini bukan untuk mengurangi peran Batam. Justru sebaliknya, Batam akan semakin diperkuat sebagai wilayah penting dalam perjalanan dan pengabdian INTI di Kepulauan Riau.
"Batam tetap memiliki peranan yang sangat penting. Dengan menjadi bagian langsung dari INTI Kepri melalui Koordinator Wilayah, koordinasi akan semakin baik, proses pengambilan keputusan menjadi lebih sederhana, dan organisasi diharapkan semakin solid," katanya.
Dengan berada dalam satu struktur yang lebih besar, seluruh sumber daya, jaringan, pengalaman, dan program organisasi dapat disinergikan. Perencanaan kegiatan, komunikasi antarwilayah, hingga pelaksanaan program sosial dan kemasyarakatan diharapkan berjalan dalam satu kesatuan visi dan kepemimpinan.
Dalam kesempatan itu, INTI Kepri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wong Bun Hock yang telah memimpin INTI Batam selama periode 2024–2026. Di bawah kepemimpinannya, INTI Batam telah menjalankan berbagai kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan, dan kemanusiaan, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga dan komunitas.
Beragam program telah dilaksanakan, di antaranya pembagian sembako dan santunan kepada masyarakat, seminar kesehatan mengenai pengobatan kanker modern dan kesehatan reproduksi perempuan, pembagian ratusan paket takjil, donor darah dan pemeriksaan kolesterol gratis, hingga penyerahan alat bantu jalan bagi masyarakat yang membutuhkan.
INTI Batam juga aktif membangun kolaborasi dengan rumah sakit, komunitas kesehatan, yayasan sosial, panti asuhan, dunia usaha, perbankan, TNI Angkatan Laut, Palang Merah Indonesia (PMI), serta berbagai elemen masyarakat.
Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi adalah bakti sosial donor darah dan pemeriksaan kolesterol gratis yang digelar bersama TNI Angkatan Laut dan PMI di One Batam Mall. Kegiatan tersebut diikuti 647 peserta terdaftar, dengan 477 orang berhasil mendonorkan darah.
Selain itu, INTI Batam juga menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat, kunjungan dan penyaluran bantuan ke sejumlah panti asuhan, kegiatan berbagi takjil, hingga seminar kesehatan mengenai kanker darah.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen INTI Batam dalam menjalankan nilai organisasi, yaitu "Tulus Memberi, Ikhlas Mengabdi."
Piter Tanjaya menyampaikan penghargaan kepada Wong Bun Hock beserta seluruh jajaran pengurus INTI Batam periode 2024–2026 atas waktu, tenaga, pikiran, dan pengabdian yang telah diberikan bagi organisasi dan masyarakat.
Ia berharap berbagai program yang telah berjalan dengan baik dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan melalui struktur organisasi yang baru. Pengalaman para pengurus sebelumnya dinilai akan menjadi modal penting dalam memperkuat INTI Kepri dan Korwil Batam ke depan.
"Muscab V INTI Batam menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat konsolidasi organisasi. Penyerahan mandat kepada INTI Kepri diharapkan dapat melahirkan struktur yang lebih efektif, membangun koordinasi yang lebih baik, serta memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat," ujar Piter.

Komentar Via Facebook :