Bentley Torcal Pakai Suara Drum & Biola Pengganti V8, Debut September 2026
ilustrasi (freepik)
Batam, Batamnews – Bentley mengambil langkah berbeda dalam menciptakan identitas suara untuk kendaraan listrik (EV) pertamanya. Alih-alih menghasilkan suara mesin buatan seperti kebanyakan produsen, pabrikan mewah asal Inggris itu memilih rekaman instrumen musik asli untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih emosional.
Dalam video resmi yang dirilis, Bentley mengungkapkan bahwa SUV listrik baru mereka yang disebut Torcal akan menggunakan kombinasi suara drum, biola, dan gitar bass yang dimainkan oleh musisi sungguhan. Suara itu tidak sekadar diputar, melainkan berubah sesuai dengan input pengemudi seperti akselerasi dan deselerasi agar terasa lebih hidup.
Menurut para insinyur Bentley, suara drum dinilai memiliki ritme yang paling mendekati karakter deru mesin V8. Untuk menguji teori tersebut, mereka melakukan eksperimen dengan speaker parabola yang memutar suara mesin V8 dan drum.
Baca juga: Bahaya! Lampu Vespa Primavera & Sprint 2016 Mati Mendadak, Piaggio Lakukan Recall
Para peserta diminta berjalan di antara kedua sumber suara, lalu memberikan umpan balik tentang emosi yang dirasakan.
Hasil studi internal menunjukkan bahwa suara drum mampu membangkitkan sensasi yang hampir sama dengan deru mesin delapan silinder. Temuan ini kemudian menjadi dasar pengembangan sistem suara untuk Torcal.
Bentley menegaskan bahwa mereka tidak ingin sekadar mereproduksi suara V8 melalui speaker karena itu tidak akan pernah bisa menggantikan pengalaman nyata dari mesin pembakaran internal. Sebagai gantinya, sistem audio berbasis rekaman instrumen musik diharapkan menciptakan identitas suara yang unik, tanpa mencoba meniru langsung mesin bensin.
Torcal sendiri dijadwalkan melakukan debut pada 23 September 2026, dengan penjualan diperkirakan mulai pada kuartal ketiga tahun 2027. Model ini merupakan SUV listrik mewah yang lebih kecil dari Bentayga, tetapi diperkirakan dibanderol dalam kisaran harga yang serupa.
Mobil ini dibangun di atas platform Premium Platform Electric (PPE) versi terbaru dari Grup Volkswagen, yang juga menjadi dasar bagi Porsche Cayenne Electric. Nama Torcal diambil dari El Torcal de Antequera, kawasan batu kapur terkenal di Andalusia, Spanyol, dengan formasi batuan yang unik.
Baca juga: Wuling Daftarkan Merek Aira EV di Indonesia, Bentuk Mobil Masih Misterius
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak produsen memilih menghasilkan suara mesin sintetis untuk mempertahankan karakter model performa mereka setelah beralih ke tenaga listrik. Bentley mengambil pendekatan berbeda dengan rekaman instrumen asli, berupaya menciptakan suara khas yang tidak bergantung pada simulasi mesin pembakaran internal.
Akankah pendekatan ini mampu menggantikan deru emosional V8 klasik Bentley? Jawabannya baru akan diketahui ketika Torcal secara resmi diluncurkan pada September mendatang.

Komentar Via Facebook :