Pikap Milik PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Atas

Pikap Milik PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Atas

Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude Industries. (Foto: tangkapan layar video)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews — Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude Industries. BBM bersubsidi tersebut disebut akan digunakan untuk operasional Speedboat Reni Fadhila 08.

Mobil itu tercatat bolak balik ke SPBU Kodim, Batam itu hampir setiap hari. Mulai hari Sabtu, 18 Juli 2026 dan Minggu, 19 Juli 2026. Jeriken BBM diangkut diduga mencapai belasan jeriken.

PT Latitude Industries merupakan perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal di kawasan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Sementara itu, Speedboat Reni Fadhila 08 tercatat milik perseorangan atas nama Mursalin.

Pengangkutan Pertalite tersebut menggunakan Surat Rekomendasi Dinas Perhubungan Kota Batam Nomor 685-KOTA/21/21.71/TRANS/JBKP/VII/2026. Surat rekomendasi itu diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan BBM Speedboat Reni Fadhila 08.

Namun, status kepemilikan mobil pikap tersebut menjadi sorotan karena keterangan Pertamina berubah. Pada pemeriksaan awal setelah kejadian 17–18 Juli 2026, Pertamina menyatakan BP 8640 DM terdaftar atas nama perseorangan, bukan perusahaan.

Pertamina juga menyebut QR Code Subsidi Tepat kendaraan tersebut telah dihapus atau tidak lagi aktif. Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut wilayah Kepulauan Riau, Bagus Handoko, saat itu mengatakan identitas kendaraan pengangkut bukan menjadi kewenangan Pertamina.

“Terkait identitas kendaraan pengangkut bukan domain kita,” kata Bagus.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Pertamina menyampaikan keterangan berbeda. Mobil pikap BP 8640 DM ternyata telah beralih kepemilikan dan tercatat atas nama PT Latitude Industries. Nama perusahaan tersebut juga ditemukan dalam data email yang berkaitan dengan pendaftaran kendaraan.

Pertamina menjelaskan kendaraan itu sebelumnya memang terdaftar atas nama perseorangan. Setelah dilakukan balik nama kepada PT Latitude Industries, QR Code perseorangan yang sebelumnya terhubung dengan kendaraan tersebut dinonaktifkan.

Perubahan keterangan itu memunculkan pertanyaan mengenai ketepatan data pengawasan Pertamina. Selain itu, hubungan antara PT Latitude Industries sebagai pemilik kendaraan dengan Speedboat Reni Fadhila 08 sebagai penerima Pertalite juga perlu diperjelas.

Pihak berwenang perlu memastikan pengangkutan dan penggunaan Pertalite tersebut sesuai dengan surat rekomendasi. Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan BBM bersubsidi itu benar-benar digunakan untuk operasional Speedboat Reni Fadhila 08 dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Hingga berita ini diterbitkan, Batamnews masih berupaya meminta penjelasan dari PT Latitude Industries mengenai penggunaan kendaraan perusahaan untuk mengangkut Pertalite bagi Speedboat Reni Fadhila 08.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :