REI-Expo Batam 2026 Tembus Rp 108 Miliar, Efek Domino Tembus Rp 230 Miliar

REI-Expo Batam 2026 Tembus Rp 108 Miliar, Efek Domino Tembus Rp 230 Miliar

Pameran properti terbesar di Kepulauan Riau, REI-Expo Batam 2026, resmi ditutup dengan torehan fantastis. Berlangsung 11 hari di Grand Batam Mall, ditutup (19/07/2026).

Nurjali

Batam, Batamnews – Pameran properti terbesar di Kepulauan Riau, REI-Expo Batam 2026, resmi ditutup dengan torehan fantastis. Berlangsung 11 hari di Grand Batam Mall, ajang tahunan yang digagas Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Batam ini mencatatkan nilai transaksi Rp 108 miliar.

Angka itu melampaui target awal Rp 100 miliar. Panitia bahkan memprediksi nilai masih akan terus bertambah.

Suasana haru dan bangga mewarnai acara penutupan, Minggu, 19 Juli 2026 malam. Ketua DPD REI Batam, Robinson Tan, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

Baca juga: Bunga Kredit MEKAAR Turun Jadi 8 Persen, Prabowo Tegaskan Pupuk & Elpiji Subsidi Hanya Disalurkan Lewat KDMP

"Kemarin saat pembukaan, wartawan tanya target. Saya bilang, kalau bisa Rp 100 miliar itu sudah bagus. Tapi luar biasa, malam ini kita pecah rekor di angka Rp 108 miliar," ujarnya disambut tepuk tangan pengunjung dan peserta pameran.

Robinson menambahkan, potensi transaksi bisa menembus Rp 110 miliar lebih, mengingat penjualan dari beberapa sektor masih terus berjalan hingga menit-menit terakhir.

REI Batam juga mengumumkan pencapaian terbaik selama pameran:

  • Omset Closing Terbanyak: Bukit Sukajadi dengan nilai transaksi Rp 20 miliar lebih.
  • Penjualan Unit Terbanyak: Jovi, marketing yang sukses menjual 28 unit properti.

Robinson menegaskan, angka Rp 108 miliar bukan sekadar catatan di atas kertas. Ada dampak berganda yang luar biasa bagi ekonomi Batam.

"Apa artinya Rp 108 miliar bagi kita? Efek domino dari perputaran ekonomi sektor properti yang berkembang nilainya bisa mencapai Rp 230 miliar. Dari closing ini kita juga menyumbang pendapatan daerah dan pajak lebih dari Rp 15 miliar," jelasnya.

Nilai itu belum termasuk dampak dari ratusan industri turunan: material bangunan, pekerja konstruksi, hingga penyedia interior.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global AS menghadapi tantangan finansial, sejumlah daerah mulai terimbas sektor properti Batam justru tangguh. Menurut Robinson, ini berkat sinergi semua pihak.

"Batam alhamdulillah tidak banyak terpengaruh. Ada kerja sama luar biasa dari Pemkot Batam, BP Batam, perbankan, developer, hingga masyarakat. Semua bergerak bersama mengkreasi industri agar roda ekonomi terus berputar," tegasnya.

Baca juga: Reformasi Pelabuhan Batam Bukan Urusan Tarif Saja, Wilat Kepri: Ini Soal Kedaulatan Logistik Nasional di Selat Malaka

Kesuksesan REI-Expo 2026 jadi sinyal kuat bagi perbankan dan investor untuk terus menanamkan modal di Batam. Antusiasme peserta pun melonjak drastis. Jika tahun-tahun sebelumnya stan baru terpenuhi menjelang pelaksanaan, tahun ini seluruh stan sudah penuh tiga bulan sebelum acara, bahkan ada daftar antrean panjang.

"Ini menandakan REI-Expo semakin profesional, memberi kontribusi nyata, dan manfaat besar bagi para developer," pungkas Robinson menutup resmi gelaran REI-Expo Batam 2026.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :