Kecelakaan di Dekat Gacoan Golden Prawn Batam Berakhir Damai, Korban dan Pelaku Sepakat Kekeluargaan

Kecelakaan di Dekat Gacoan Golden Prawn Batam Berakhir Damai, Korban dan Pelaku Sepakat Kekeluargaan

Febriana bersama perwakilan keluarga Balqis, Adrian Deswanda, menunjukkan surat perjanjian damai usai mediasi di Satlantas Polresta Barelang, Minggu (12/07/2026). Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan insiden kecelakaan di kawasan Gacoan Golden Prawn, Bengkong, Batam, secara kekeluargaan tanpa jalur pidana.

Nurjali

Batam, Batamnews – Perkara insiden lalu lintas yang melibatkan Febriana dan Balqis di kawasan dekat Gacoan Golden Prawn, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, akhirnya mencapai titik temu. 

Setelah sempat menjadi perbincangan publik, kedua belah pihak memilih menyelesaikan masalah secara kekeluargaan melalui mediasi yang difasilitasi Satlantas Polresta Barelang.

Febriana, yang dalam peristiwa itu berstatus sebagai korban, menyampaikan bahwa proses perdamaian berjalan dengan bantuan pihak kepolisian sebagai penengah. 

Baca juga: Komunikasi Diblokir hingga Kendaraan Rusak Parah, Korban Tabrakan Dekat Gacoan Golden Prawn Berharap Itikad Baik Terduga Pelaku

Dalam pertemuan tersebut, keluarga Balqis yang diwakili oleh saudara Adrian Deswanda menunjukkan itikad baik dengan bertanggung jawab atas kerusakan yang dialami Febriana.

"Kami sudah menempuh jalur damai melalui mediasi yang difasilitasi Polresta Barelang. Orang tua Balqis juga telah bertanggung jawab, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan estimasi kerugian yang saya perhitungkan," ujar Febriana kepada batamnews.co.id, Minggu, 12 Juli 2026.

Meskipun ada selisih nilai ganti rugi, Febriana mengaku menghormati proses hukum yang sudah dijalani. Ia menegaskan bahwa sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya menerima keputusan mediasi dan menyatakan perkara ini selesai secara damai.

Tak hanya itu, Febriana juga menyampaikan permohonan maaf kepada Balqis dan keluarganya. Ia mengakui bahwa dalam proses penyelesaian sebelumnya, mungkin ada kata-kata yang kurang berkenan.

"Apabila ada perkataan saya yang kurang menyenangkan kepada saudari Balqis maupun orang tuanya, saya memohon maaf. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar ke depannya lebih mengedepankan kejujuran, tanggung jawab, dan sikap kooperatif," tuturnya.

Baca juga: Pengemudi Land Cruiser Tabrak Pasar TOS 3000 dan Diamuk Massa, Polisi Lakukan Tes Darah di Batam

Sebelumnya, Febriana dilaporkan menjadi korban tabrakan di lokasi tersebut. Namun, dengan pendekatan kekeluargaan yang difasilitasi polisi, kasus ini resmi ditutup dan tidak dilanjutkan ke jalur pidana. Kedua pihak pun berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :