Pengemudi Land Cruiser Tabrak Pasar TOS 3000 dan Diamuk Massa, Polisi Lakukan Tes Darah di Batam
Mobil Toyota Land Cruiser dengan pelat nomor BP 37 terlihat menghentikan laju setelah menabrak sejumlah kendaraan di Pasar TOS 3000, Lubuk Baja, Batam, Minggu (12/7/2026) dini hari. Sebuah sepeda motor matic berwarna merah tampak ringsek dan terjepit di bawah roda depan mobil usai kejadian. Pengemudi mobil mewah tersebut kini telah diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan darah.
Batam, Batamnews — Sebuah mobil Toyota Land Cruiser melaju kencang dan menabrak sejumlah lapak pedagang serta kendaraan di kawasan Pasar TOS 3000, Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu, 12 Juli 2026 dini hari. Pengemudi mobil mewah itu kini telah diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan darah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Mobil Land Cruiser melaju dari arah persimpangan Hotel Four Points menuju Pasar TOS 3000 dengan kecepatan tinggi. Kendaraan itu kemudian oleng dan menabrak lapak-lapak pedagang di pasar tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri, membenarkan bahwa pengemudi telah diamankan. Saat ini, pengemudi masih menjalani pemeriksaan intensif di Satlantas Polresta Barelang.
Baca juga: Mobil Ngamuk di Pasar Tos 3000 Batam, Pengemudi Diamuk Massa Usai Tabrak Puluhan Lapak
"Pengemudi mobil sudah kami amankan dan saat ini masih dimintai keterangan. Kami juga akan melakukan pemeriksaan darah terhadap yang bersangkutan untuk memastikan apakah saat berkendara berada di bawah pengaruh alkohol atau tidak," ujar Iptu Jefri, Minggu pagi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi hingga kendaraannya kehilangan kendali. Namun, penyelidikan masih terus berlanjut.
"Dugaan awal dikarenakan adanya kelalaian, tapi sampai saat ini masih kami dalami," katanya.
Seorang saksi bernama Enjel menceritakan detik-detik kecelakaan. Menurutnya, laju mobil yang ugal-ugalan membuat sejumlah pedagang barang bekas berusaha mengejar pengemudi karena khawatir membahayakan pengguna jalan lain.
"Mobil itu melaju sangat kencang dari arah perempatan Hotel Four Points menuju Pasar TOS 3000. Karena ngebut, beberapa pedagang seken mengejarnya. Diduga pengemudinya panik, lalu malah menambah kecepatan hingga menabrak meja-meja jualan, tenda pedagang, satu mobil pikap, empat sepeda motor, serta melindas barang dagangan," ungkap Enjel.
Setelah mobil berhenti, pengemudi tidak segera keluar. Ia disebut bertahan di dalam mobil karena takut menjadi sasaran amuk warga.
"Setelah mobil berhenti, pengemudinya tidak mau keluar karena takut. Bahkan saat petugas keamanan datang, dia tetap bertahan di dalam mobil," ujar Enjel.
Situasi di lokasi memanas. Massa yang geram melempari mobil dengan batu dan merusak kendaraan hingga kaca-kacanya pecah. Bagian mesin mobil sempat mengeluarkan asap akibat kerusakan.
Baca juga: Argentina vs Swiss Perempat Final Piala Dunia 2026: Prediksi Skor, Susunan Pemain, dan Head to Head
"Karena kesal, warga mengambil batu dan memukul mobil. Kaca mobil pecah dan bagian mesin hampir terbakar. Setelah itu pengemudi akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam mobil, tetapi langsung diamuk massa," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil pikap, empat sepeda motor, sejumlah lapak, tenda pedagang, dan barang dagangan mengalami kerusakan.
Hingga kini, Satlantas Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan darah terhadap pengemudi serta masih mendata total kerugian dan melengkapi keterangan para saksi.

Komentar Via Facebook :