Pelajar SMP Tewas Terseret Arus Drainase Saat Bermain Hujan di Batam
ilustrasi (freepik)
Batam, Batamnews – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial Noval (15) ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras drainase di kawasan Kaliban Trade Center, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu, 1 Juli 2026 sore.
Korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB oleh warga di aliran drainase kawasan Kaliban Trade Center. Jarak lokasi penemuan sekitar satu kilometer dari titik awal korban hanyut.
Peristiwa nahas itu berawal sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Noval bermain hujan bersama empat orang temannya di kawasan Gang Mandiri, Kelurahan Kabil. Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tanjungpinang, Ery Subariyanto, menjelaskan kronologi kejadian.
"Menurut keterangan saksi, korban mencoba memasukkan kakinya ke dalam drainase yang berarus deras. Namun korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya hanyut," ujar Ery.
Teman-teman korban berupaya menolong, tetapi arus terlalu deras sehingga mereka tidak mampu menyelamatkan Noval. Warga setempat kemudian melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke petugas.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Tanjungpinang, Satpolairud Polresta Barelang, Polsek Nongsa, serta dibantu masyarakat langsung bergerak ke lokasi. Pencarian berlangsung beberapa jam hingga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.
Atas kejadian ini, Basarnas mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di luar rumah, terutama ketika hujan deras.
Baca juga: Kapolda Kepri: Keamanan Kunci Investasi, Polri Butuh Dukungan Masyarakat di HUT Bhayangkara ke-80
"Kami mengimbau seluruh orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain, terutama di tengah hujan dengan intensitas tinggi. Hindari bermain di sekitar drainase, parit, maupun aliran air karena sangat berbahaya," pungkas Ery.

Komentar Via Facebook :