Pejabat Bertambah Pensiun, Kursi Strategis di Pemko Batam Kian Banyak Kosong

Pejabat Bertambah Pensiun, Kursi Strategis di Pemko Batam Kian Banyak Kosong

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Kekosongan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam semakin bertambah. Per 1 Juli 2026, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) resmi memasuki masa purna tugas, termasuk pejabat yang menduduki posisi strategis di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Bertambahnya pejabat yang pensiun membuat daftar kursi yang belum terisi pejabat definitif semakin panjang. Kondisi ini dinilai mendesak untuk segera diatasi agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Di antara pejabat yang memasuki masa pensiun, dua nama yang paling menonjol adalah Zulkarnain HN yang mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, serta Qurniadi yang purna tugas sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam.

Kepergian dua pejabat tersebut menambah kekosongan pada sektor yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, sejumlah ASN di berbagai OPD dan kecamatan juga turut memasuki masa pensiun. Mereka di antaranya Muhamad R selaku Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Ulfi Ramayanti sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Kemudian Muhamad Ali selaku Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Syahril dari Bagian Umum Sekretariat Daerah, Helmaneti dari Badan Pendapatan Daerah, serta Rahmat Hakiki dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air.

Sektor pendidikan juga kehilangan sejumlah tenaga pendidik senior. Di antaranya Yunelsa Aryateti dari SMP Negeri 30 Batam, Nazrah dari SMP Negeri 11 Batam, Sri Nurimah dari SD Negeri 009 Sagulung, dan Sumarno dari SMP Negeri 45 Batam.

Di sisi lain, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemko Batam hingga kini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Salah satunya posisi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang masih dijabat Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suhar.

Tak hanya jabatan eselon II, sejumlah posisi administrator atau eselon III di berbagai OPD juga masih belum memiliki pejabat definitif.

Bertambahnya pejabat yang memasuki masa pensiun membuat kebutuhan pengisian jabatan semakin mendesak. Kehadiran pejabat definitif dinilai penting untuk menjaga efektivitas pengambilan keputusan, mempercepat pelaksanaan program pemerintah, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad telah menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pelantikan pejabat guna mengisi posisi-posisi yang kosong. Bahkan, ia sempat menargetkan pelantikan tersebut dapat dilaksanakan sebelum keberangkatannya menunaikan ibadah haji.

"Pelantikan sedang disusun. Kalau bisa sebelum berangkat haji saya sudah tuntaskan," ujar Amsakar beberapa waktu lalu.

Namun hingga memasuki awal Juli, pelantikan pejabat definitif belum juga terlaksana. Kondisi ini memunculkan harapan agar Pemerintah Kota Batam segera melakukan penyegaran birokrasi sehingga struktur organisasi kembali terisi secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :