PLN Kerahkan Genset dari Enam Daerah hingga Satu Unit Baru, Kejar Pemulihan Listrik di Lingga

PLN Kerahkan Genset dari Enam Daerah hingga Satu Unit Baru, Kejar Pemulihan Listrik di Lingga

Unit mesin baru yang didatangkan dari Jakarta untuk mengatasi krisis listrik PLTD Musai. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di Pulau Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kondisi ini dipicu defisit daya setelah sejumlah mesin di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Musai mengalami kerusakan akibat sambaran petir pada 15 Juni 2026.

Manajer PLN ULP Dabo Singkep, Suheri, mengatakan proses pemulihan terus dilakukan. Dari lima mesin yang sebelumnya mengalami gangguan, tiga unit kini telah kembali beroperasi. Sementara dua unit lainnya masih menjalani perbaikan di workshop.

"Kita ada penambahan satu unit mesin baru dari Jakarta. Saat ini sedang dalam proses pengiriman," kata Suheri kepada Batamnews, Sabtu (27/6/2026).

Untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik, PLN juga mendatangkan sejumlah genset mobile dari berbagai wilayah di Indonesia. Seluruh peralatan tersebut akan masuk melalui Pelabuhan Buton, Riau.

Adapun bantuan genset yang disiapkan terdiri dari:

  • PLN Dumai: 1 unit genset berkapasitas 275 kVA.

  • PLN Bangka Belitung: 1 unit 300 kVA dari Belitung.

  • PLN Bangka Belitung: 1 unit 125 kVA yang saat ini berada di Aceh.

  • PLN Lampung: 1 unit 250 kVA yang juga berada di Aceh.

  • PLN Jawa Barat: 1 unit 160 kVA dari Aceh.

  • PLN Sumatera Utara: 1 unit 100 kVA dari Aceh.

Suheri berharap tambahan mesin dan genset tersebut mampu menjaga kestabilan sistem kelistrikan sehingga jadwal pemadaman bergilir dapat terus dikurangi.

"Mudah-mudahan sistem tetap stabil, sehingga jadwal padam mulai tadi malam dapat kita minimalisir," ujarnya.

Ia menegaskan PLN juga tengah menyiapkan langkah jangka panjang agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Salah satunya dengan mengusulkan penambahan mesin cadangan sehingga pasokan listrik tetap terjaga apabila salah satu pembangkit mengalami gangguan.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak pembangkit serta mengusulkan mesin cadangan. Sehingga jika terjadi kendala atau gangguan pada salah satu mesin, masih bisa dibackup oleh mesin cadangan," katanya.

Atas kondisi tersebut, Suheri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Pulau Daik Lingga, yang terdampak pemadaman listrik bergilir akibat defisit daya.

"Permohonan maaf kami juga sampaikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Pulau Daik Lingga, atas dampak pemadaman listrik akibat defisit daya," pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :