Sandal Bergoyang di Pohon Bongkar Lokasi Nenek Lingga yang Hilang, Warga Langsung Evakuasi
Sesosok nenek terlihat terbaring lemas di sela-sela pepohonan saat pertama kali ditemukan warga di kawasan hutan perkebunan Dusun I, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Jumat (26/6/2026). Korban ditemukan setelah warga melihat petunjuk berupa sandal dan seutas kain robek yang tergantung di dekat pohon.
Lingga, Batamnews — Seorang nenek berusia 68 tahun yang dilaporkan hilang di Dusun I RT 001/RW 005, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat namun sangat lemas, Jumat, 26 Juni 2026.
Korban ditemukan setelah tim gabungan dan warga melakukan pencarian intensif sejak Kamis, 25 Juni 2026 sore. Proses evakuasi berlangsung dramatis di kawasan hutan perkebunan, tidak jauh dari area PAUD Turun Bukit.
Penemuan korban berawal dari kejelian seorang warga yang ikut menyisir lokasi. Ia melihat seutas kain robek dan sepasang sandal tergeletak di dekat sebuah pohon.
Baca juga: Langka Usai Lebaran, Warga Lingga Mengeluh: SPBU Tutup, Harga Eceran Tembus Rp20.000
"Sandalnya di pokok itu, ada tanda kain seutas. Kainnya robek di situ. Pas saya lihat ada sandal bergoyang, di situlah neneknya sedang berbaring," ujar saksi mata di lokasi kejadian.
Saksi mengaku sempat merinding melihat tanda-tanda tersebut. Ia lalu memanggil Pak Dusun dan warga lainnya untuk meminta bantuan. Korban ditemukan dalam posisi berbaring, memegangi sesuatu, dan tubuhnya sudah sangat tidak berdaya.
Begitu posisi korban dipastikan, suasana langsung riuh oleh kepanikan sekaligus rasa syukur. Warga berteriak meminta ambulans dan kendaraan evakuasi.
"Astagfirullahalazim. Ambulan, ada ambulan, minta tolong neneknya lemah," seru seorang warga di lokasi.
Sambil menunggu koordinasi lebih lanjut, warga berinisiatif menghubungi pemilik mobil terdekat yang disebut warga sebagai "mobil Malaysia"—untuk segera membawa korban ke fasilitas kesehatan.
Korban diduga mengalami dehidrasi dan kelelahan setelah berjam-jam tersesat di hutan. Saat ini, ia sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis intensif.
Pihak keluarga dan perangkat desa menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang bergerak cepat melakukan pencarian.

Komentar Via Facebook :