TP PKK Lingga Salurkan 81 Paket Sembako untuk Korban Puting Beliung di Tanjung Kelit
Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga bersama Pemerintah Kabupaten Lingga menyalurkan bantuan sebanyak 81 paket sembako kepada warga terdampak, Rabu (24/6/2026). (Foto: dok.Diskominfo Lingga)
Lingga, Batamnews – Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, terus mengalir. Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga bersama Pemerintah Kabupaten Lingga menyalurkan bantuan sebanyak 81 paket sembako kepada warga terdampak, Rabu (24/6/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang tengah berupaya bangkit pascabencana.
Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri Plt Camat Bakung Serumpun, Kepala Desa dan BPD Tanjung Kelit, pengurus TP PKK Kabupaten, PKK Kecamatan dan Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Seperti diketahui, bencana angin puting beliung yang melanda Tanjung Kelit beberapa waktu lalu menyebabkan 81 rumah warga terdampak. Dari jumlah tersebut, 47 rumah mengalami kerusakan ringan, 20 rumah rusak sedang, dan 14 rumah mengalami kerusakan berat.
Untuk membantu para korban, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga menginisiasi penggalangan dana kemanusiaan yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp32.926.000. Seluruh dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan paket sembako yang disalurkan kepada warga terdampak.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Ketua Bidang Pokja I TP PKK Kabupaten Lingga, Ny. Hj. Feby Sarianty Novrizal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini telah kita serahkan bantuan paket sembako berkat sumbangan yang terkumpul dari TP PKK Kabupaten Lingga, TP PKK Kecamatan, TP PKK Desa, TP PKK Kelurahan, IKAPOSIBA, BKMT Kecamatan, staf Dinas PUTR, serta berbagai pihak lainnya yang turut peduli," ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, telur, mi instan, gula, teh, dan minyak goreng. Selain itu, sisa dana hasil penggalangan juga dimanfaatkan untuk membantu rumah ibadah di wilayah terdampak.
"Bantuan yang disalurkan berupa beras, telur, mi instan, gula, teh, dan minyak goreng. Selain itu, sisa dana yang masih tersedia disalurkan dalam bentuk bantuan tunai sebagai sedekah untuk masjid di Tanjung Kelit," katanya.
Menurut Feby, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan musibah yang terjadi sebagai momentum memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Melalui musibah yang terjadi ini, mari kita ambil pelajaran dan hikmah untuk terus memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat," tutupnya.
Komentar Via Facebook :