BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Batam dan Kepri hingga Siang
Ilustrasi
Batam, Batamnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau, Senin (22/6/2026) pagi.
Dalam peringatan yang dirilis pukul 09.42 WIB, BMKG menyebutkan sejumlah wilayah di Kepulauan Riau masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipicu oleh adanya penumpukan massa udara dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
“Adanya penumpukan massa udara dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau cukup mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Secara umum kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujar Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam dalam keterangannya.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat pada pukul 09.52 WIB antara lain Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas, serta Kecamatan Galang di Kota Batam.
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lainnya, termasuk Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Bengkong, Batam Kota, Sagulung, dan Batu Aji di Kota Batam. Selain itu, wilayah Kota Tanjungpinang serta sejumlah kecamatan di Kabupaten Bintan, Karimun, Natuna, Lingga, dan Anambas juga berpotensi terdampak.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 12.20 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas dan transportasi, baik darat maupun laut.
“Waspada potensi akumulasi curah hujan harian mencapai kategori sedang, yakni 20 hingga 50 milimeter per hari, yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang di wilayah Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepulauan Anambas,” kata Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan akibat hujan lebat dan cuaca ekstrem.
Komentar Via Facebook :