Ombudsman RI Apresiasi Autogate Batam Centre, Sistem SOI Dinilai Perkuat Keamanan Imigrasi

Ombudsman RI Apresiasi Autogate Batam Centre, Sistem SOI Dinilai Perkuat Keamanan Imigrasi

Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher (kiri), didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, meninjau layanan autogate di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kamis (18/6/2026). (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Nuzran Joher, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan memantau langsung penerapan sistem autogate dan meninjau sejauh mana tindak lanjut rekomendasi perbaikan yang telah disampaikan Ombudsman kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada tahun lalu.

Nuzran Joher mengaku puas dengan perkembangan yang telah dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau. Ia melihat berbagai inovasi, terutama penggunaan autogate, sudah berjalan dengan baik.

"Kami datang untuk melihat sejauh mana tindak lanjut dari saran dan perbaikan yang telah kami sampaikan. Alhamdulillah, kami telah berdiskusi dengan Kanwil Imigrasi Kepulauan Riau dan melihat berbagai perkembangan yang sudah dilakukan," ujar Nuzran.

Baca juga: Honda Beat Raib di Belian Residence, Polisi Gerak Cepat Buru Pelaku

Meski teknologi dinilai memadai, Nuzran mengingatkan agar kapasitas layanan terus ditambah seiring meningkatnya jumlah penumpang internasional yang keluar masuk melalui Batam.

"Secara teknologi saya pikir sudah bagus. Tinggal penambahan kapasitas saja karena jumlah pengguna akan terus meningkat. Jangan sampai terjadi antrean yang mengganggu pelayanan publik," tegasnya.

Nuzran menekankan, kelancaran pelayanan keimigrasian tidak hanya bergantung pada petugas imigrasi. Ia menyebut perlunya dukungan dan integrasi dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengelola pelabuhan, Bea Cukai, maskapai penerbangan, hingga operator kapal.

Ia juga menyoroti kondisi area pelayanan di Pelabuhan Internasional Batam Centre yang mulai terasa padat. Menurutnya, kondisi ini berpotensi mengganggu kenyamanan dan kecepatan pelayanan jika tidak segera diimbangi dengan penambahan sarana dan prasarana.

"Kapasitas pelayanan harus disesuaikan dengan jumlah pengguna. Semua pihak harus duduk bersama agar pelayanan publik berjalan optimal dan tidak ada pihak yang kemudian disalahkan ketika terjadi antrean," katanya.

Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, menjelaskan bahwa saat ini Pelabuhan Internasional Batam Centre telah dilengkapi lima unit autogate untuk keberangkatan dan lima unit untuk kedatangan.

Guntur menyebutkan, seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan secara otomatis, mulai dari pemindaian paspor, perekaman biometrik, hingga verifikasi wajah.

"Waktu pemeriksaan maksimal sekitar 20 detik per penumpang. Bahkan bisa lebih cepat tergantung proses pemindaian paspor," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan seluruh pelabuhan dan bandara internasional di Indonesia dapat menerapkan sistem autogate secara penuh pada 2027. 

"Ini merupakan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami terus berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan agar ke depan seluruh layanan pemeriksaan keimigrasian bisa menggunakan autogate," kata Guntur.

Selain mempercepat pelayanan, sistem autogate dinilai mampu memperkuat aspek keamanan karena terintegrasi dengan sistem pengawasan keimigrasian nasional. 

Guntur menjelaskan, melalui sistem yang terhubung dengan aplikasi All Indonesia, petugas dapat mendeteksi lebih awal keberadaan Subject of Interest (SOI), termasuk individu yang masuk daftar pencegahan dan penangkalan (cekal) maupun buronan internasional.

Baca juga: Diduga Jalankan Aktivitas Keuangan Ilegal, Satgas PASTI Hentikan Operasi Universal Peak dan BAFI Group

"Dari awal pembelian tiket, data penumpang sudah dapat terdeteksi sehingga sangat membantu petugas dalam aspek pengawasan dan keamanan," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan Ombudsman RI, implementasi autogate di Pelabuhan Internasional Batam Centre dinilai berjalan baik dan memberikan dampak positif terhadap percepatan pelayanan keimigrasian. 

Namun, Ombudsman mencatat perlunya penambahan perangkat autogate serta penguatan integrasi antarinstansi guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang internasional di masa mendatang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :