Penampakan Proyektil Peluru Tembus Atap Rumah Warga di Bengkong, Polisi Selidiki Asal-usul
Penampakan Lubang Atap Rumah Warga Bengkong. Seorang petugas kepolisian menunjuk lokasi lubang bekas tembusan proyektil pada plafon rumah korban. Proyektil diduga masuk dari atap, menembus plafon, dan mengakhiri lintasannya di dalam kamar. Polsek Bengkong bersama Tim INAFIS Polresta Barelang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi, Rabu (10/6/2026). Benda diduga peluru tersebut kini diamankan untuk penyelidikan asal-usulnya.
Batam, Batamnews - Penampakan proyektil yang diduga peluru menembus atap hingga plafon kamar rumah Warga Kampung Bawean, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Peristiwa ini diketahui pada Selasa, 9 Juni 2026. Namun, pemilik rumah sebenarnya sudah mendengar suara letusan keras dua hari sebelumnya, tepatnya Minggu, 7 Juni 2026 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat itu, keluarga pemilik rumah belum sadar ada benda asing yang masuk ke dalam kamar. Baru setelah menemukan kerusakan di bagian atap dan plafon, serta melihat benda mencurigakan di dalam kamar, mereka pun melaporkan temuan tersebut.
Baca juga: Proyektil Peluru Nyasar Tembus Kamar Rumah Warga di Bengkong, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, membenarkan kejadian itu.
"Iya benar. Pemilik rumah menemukan diduga proyektil jenis peluru. Saat ini masih dalam penyelidikan," ujar Tigor kepada batamnews.co.id, Rabu, 10 Juni 2026.
Tigor menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan lubang pada bagian atap yang tembus hingga ke kamar rumah warga.
"Kami koordinasi dengan Tim Identifikasi dan Forensik (INAFIS) Polresta Barelang. Olah TKP sudah dilakukan," kata Tigor.
Benda yang diduga proyektil peluru itu kini sudah diamankan polisi. Sementara itu, asal-usul peluru dan sumber letusan masih dalam penyelidikan.
Baca juga: 5 ASN BPK Terjaring OTT KPK, Terseret Kasus Suap Audit di Kabupaten
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke pihak berwenang.
Komentar Via Facebook :