Kapolda Kepri Pastikan Batam Aman Jelang Isu Unjuk Rasa Juli, Investor Diminta Tetap Tenang
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin (Foto: Istimewa)
Batam, Batamnews – Polda Kepulauan Riau memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Batam maupun wilayah Kepri secara umum masih berada dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali.
Penegasan itu disampaikan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menanggapi adanya isu potensi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat sipil menjelang Juli mendatang.
Menurut Kapolda, hingga saat ini seluruh jajaran kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Polda Kepri bersama Polres jajaran juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Sampai dengan saat ini, situasi kamtibmas di Batam dan wilayah Kepulauan Riau secara umum berada dalam kondisi aman dan kondusif serta masih dalam kendali seluruh jajaran Kepolisian Polda Kepri,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin kepada Batamnews pada Rabu (10/6/2027).
Batam menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian penting dalam pengamanan. Sebagai kawasan industri, perdagangan, pariwisata, dan investasi, Batam menjadi tolok ukur penting terhadap stabilitas keamanan di Kepulauan Riau.
Di kota ini, terdapat berbagai investasi asing dengan nilai besar, bahkan mencapai triliunan rupiah. Batam juga memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia.
Karena itu, kondisi keamanan Batam dinilai menjadi barometer bagi investor dalam menjalankan bisnis serta memantau iklim investasi di daerah. Stabilitas kamtibmas menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas industri, perdagangan, logistik, pariwisata, hingga investasi tetap berjalan normal.
Kapolda Kepri menjelaskan, langkah monitoring dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, penyelenggara kegiatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.
Koordinasi tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjaga agar situasi keamanan tetap stabil, terutama di Batam yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Kepri maupun nasional.
Kapolda Kepri juga menegaskan, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak masyarakat. Namun, ia mengimbau agar setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara bijak, tertib, dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang selama ini sudah kondusif.
“Apabila ada masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat atau aspirasinya, agar dilakukan dengan bijak dan tertib, serta tetap menjaga kondusifitas kamtibmas yang sudah terjaga selama ini,” katanya.
Irjen Pol Asep Safrudin turut menegaskan komitmen Polda Kepri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun para pelaku usaha dan investor.
Ia memastikan kepolisian akan terus hadir untuk menjaga keamanan serta memberikan kepastian bahwa aktivitas ekonomi di Kepri, khususnya Batam, dapat berjalan normal.
“Saya selaku Kapolda Kepri ingin menegaskan juga kepada masyarakat dan para investor, bahwa Polda Kepri berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan kepastian situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga aktivitas perekonomian, industri, perdagangan, pariwisata, dan investasi di wilayah Kepulauan Riau dan juga Batam di dalamnya dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kapolda menambahkan, Polda Kepri dan seluruh jajaran akan terus bersiaga menjaga keamanan serta memastikan Kepri tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun investor.
“Polda Kepri dan jajarannya akan terus hadir untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat, serta memastikan Kepulauan Riau termasuk Kota Batam, tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para investor dan juga masyarakat,” ujarnya.
Komentar Via Facebook :