Tarik untuk refresh
Kapal Induk Pertama Indonesia Terpantau Melintas di Perairan Batam, Menuju Jakarta

Kapal Induk Pertama Indonesia Terpantau Melintas di Perairan Batam, Menuju Jakarta

Kemarin • 16:33

Batam, Batamnews– Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan memperkuat TNI Angkatan Laut terpantau melintas di perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (16/9/2026). Kapal berukuran besar tersebut terlihat melintasi kawasan perairan strategis di sekitar Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Kapal sedang dalam perjalanan menuju Jakarta setelah berlayar dari Italia. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan Giuseppe Garibaldi saat ini memang masih dalam perjalanan menuju Indonesia. Kapal tersebut direncanakan tiba di Jakarta pada Jumat (18/9/2026). “Saat ini kapal dalam perjalanan, direncanakan tiba tanggal 18 September,” kata Nas, Rabu (16/9/2026). Melintasnya Giuseppe Garibaldi di perairan Batam menjadi bagian dari perjalanan kapal tersebut menuju Jakarta. Posisi Batam berada di jalur pelayaran strategis dekat Selat Singapura dan Selat Malaka, yang menjadi salah satu kawasan pelayaran tersibuk di dunia. Giuseppe Garibaldi sebelumnya merupakan kapal induk Angkatan Laut Italia. Kapal tersebut kemudian dihibahkan Pemerintah Italia kepada Indonesia. Komisi I DPR RI telah menyetujui penerimaan hibah kapal senilai 54.022.426,67 euro pada 20 Juli 2026. Persetujuan selanjutnya juga diberikan dalam rapat paripurna DPR pada 21 Juli 2026.  Kapal tersebut nantinya akan menjadi salah satu alutsista strategis TNI AL dan direncanakan dikembangkan sebagai kapal induk helikopter serta mendukung pengoperasian drone. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan kapal tersebut akan diperbarui setelah bergabung dengan jajaran TNI AL. Giuseppe Garibaldi diproyeksikan mampu membawa hingga sekitar 10 helikopter kelas menengah. Salah satu fungsi yang dipersiapkan adalah mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut TNI, penggunaan kapal untuk operasi karhutla maupun waktu pelaksanaan seremoni peresmian masih menunggu keputusan pimpinan dan petunjuk operasional lebih lanjut. Kedatangan Giuseppe Garibaldi akan menjadi babak baru bagi kekuatan maritim Indonesia. Kapal yang sebelumnya puluhan tahun memperkuat Angkatan Laut Italia tersebut akan menjadi kapal induk pertama yang dioperasikan Indonesia. Dari perairan Batam, kapal melanjutkan pelayarannya menuju Jakarta dan diperkirakan tiba pada 18 September 2026.

Batam, Batamnews– Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan memperkuat TNI Angkatan Laut terpantau melintas di perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (16/9/2026).

Kapal berukuran besar tersebut terlihat melintasi kawasan perairan strategis di sekitar Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Kapal sedang dalam perjalanan menuju Jakarta setelah berlayar dari Italia.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan Giuseppe Garibaldi saat ini memang masih dalam perjalanan menuju Indonesia. Kapal tersebut direncanakan tiba di Jakarta pada Jumat (18/9/2026).

“Saat ini kapal dalam perjalanan, direncanakan tiba tanggal 18 September,” kata Nas, Rabu (16/9/2026).

Melintasnya Giuseppe Garibaldi di perairan Batam menjadi bagian dari perjalanan kapal tersebut menuju Jakarta. Posisi Batam berada di jalur pelayaran strategis dekat Selat Singapura dan Selat Malaka, yang menjadi salah satu kawasan pelayaran tersibuk di dunia.

Giuseppe Garibaldi sebelumnya merupakan kapal induk Angkatan Laut Italia. Kapal tersebut kemudian dihibahkan Pemerintah Italia kepada Indonesia. Komisi I DPR RI telah menyetujui penerimaan hibah kapal senilai 54.022.426,67 euro pada 20 Juli 2026. Persetujuan selanjutnya juga diberikan dalam rapat paripurna DPR pada 21 Juli 2026. 

Kapal tersebut nantinya akan menjadi salah satu alutsista strategis TNI AL dan direncanakan dikembangkan sebagai kapal induk helikopter serta mendukung pengoperasian drone.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan kapal tersebut akan diperbarui setelah bergabung dengan jajaran TNI AL. Giuseppe Garibaldi diproyeksikan mampu membawa hingga sekitar 10 helikopter kelas menengah. Salah satu fungsi yang dipersiapkan adalah mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut TNI, penggunaan kapal untuk operasi karhutla maupun waktu pelaksanaan seremoni peresmian masih menunggu keputusan pimpinan dan petunjuk operasional lebih lanjut.

Kedatangan Giuseppe Garibaldi akan menjadi babak baru bagi kekuatan maritim Indonesia. Kapal yang sebelumnya puluhan tahun memperkuat Angkatan Laut Italia tersebut akan menjadi kapal induk pertama yang dioperasikan Indonesia.

Dari perairan Batam, kapal melanjutkan pelayarannya menuju Jakarta dan diperkirakan tiba pada 18 September 2026.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…